perbedaan vitamin dengan Multivitamin

Waktu yang terbatas kerap membawa dampak kami tidak cukup mencermati pola makan sehat. Akibatnya dapat ditebak, kami menjadi kekurangan vitamin. Suplemen vitamin dapat menjadi tidak benar satu alternatif untuk mengatasinya. Namun, penggunaannya tidak dapat sembarangan. Harus sesuai dengan keperluan tubuh kita. Misalnya, terkecuali kami kekurangan vitamin C, sebaiknya cuma mengonsumsi suplemen vitamin C. Tapi, terkecuali kami kekurangan lebih dari satu type vitamin sekaligus, suplemen multivitamin dapat kami jadikan alternatif pilihan. Ada bermacam-macam product multivitamin yang beredar saat  ini.

multivitamin

Suplemen vitamin yang Anda mengonsumsi secara tertata bisa menopang atau membahayakan kesehatan. Suplemen makanan sementara ini memasok beragam jenis vitamin dan mineral dalam beragam bentuk, terasa dari cairan hingga tablet.

Sebelum Anda memutuskan, lebih baik mana, multivitamin (berisi lebih dari satu atau seluruh vitamin) atau single vitamin (berisi satu macam vitamin)? Ada baiknya Anda meneliti lebih dari satu variabel kesehatan keduanya.

Dosis

Menurut The National Institutes of Health Office of Dietary Supplements, sepertiga orang Amerika mengonsumsi suplemen multivitamin harian. Dosisnya masih normal kecuali hanya 1-2 tablet per hari. Efektivitas multivitamin ini dapat mencegah penyakit kronis.

Akan tetapi, untuk orang dengan situasi tertentu direkomendasikan untuk mengonsumsi single vitamin. Misalnya, single vitamin bersifat kalsium saja atau vitamin D saja merawat kesehatan tulang terhadap wanita yang telah menopause atau group berisiko osteoporosis lainnya. Wanita yang tengah atau dapat hamil sebaiknya mengonsumsi suplemen zat besu saja, asam folat saja, atau vitamin B9 untuk mengurangi cacat lahir terhadap bayinya. Orang dewasa tua berusia di atas 50 th. sebaiknya mengonsumsi vitamin B12.

Keamanan

Semua jenis vitamin bisa mengimbuhkan pengaruh samping, terasa dari yang mudah hingga beresiko kecuali digunakan secara tak benar. Anda bisa jadi overdosis kecuali memadukan multivitamin dengan single vitamin, dilengkapi ulang dengan makanan dan program diet.

Jika Anda sekaligus memasukkan single vitamin A, D, dan E yang sifatnya larut dalam lemak, ini bisa menyebabkan rusaknya hati, ginjal, dan otak. Sebaiknya Anda menghendaki petunjuk dokter kecuali berniat mendambakan mengonsumsi multivitamin atau single vitamin tertentu.